REMBANG, punjulharjo-rembang.desa.id – Desa Punjulharjo kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim global. Pada Selasa (12/5/2026), desa yang dikenal aktif dalam Program Kampung Iklim (Proklim) ini menerima kunjungan kerja dari jajaran instansi pusat dan lembaga mitra dalam rangka kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Perkembangan Program Proklim.
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB ini berfokus pada pemantauan dan evaluasi hasil kajian kerentanan, penilaian risiko, serta dampak perubahan iklim di wilayah Desa Punjulharjo. Evaluasi ini dipimpin langsung oleh Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Acara yang digelar di balai pertemuan desa ini dihadiri oleh sekitar 40 peserta. Hadir dalam pertemuan tersebut perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup, Deputi PPI TKNek, Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan (LPTP), serta PMU Nc4 BTR 1. Sementara itu, dari pihak internal desa, hadir 20 anggota aktif tim Proklim Desa Punjulharjo beserta perangkat pemerintah desa setempat.
Proses pemantauan berkala dan penilaian menyeluruh terhadap suatu program untuk melihat kesesuaian rencana, mengukur efektivitas, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi di lapangan.
Monev ini menjadi ruang diskusi strategis untuk membedah perkembangan program-program lingkungan yang telah berjalan di Punjulharjo. Deputi Bidang Pengendalian Perubahan Iklim KLHK menekankan pentingnya validasi data kerentanan di tingkat tapak (lokal) agar aksi adaptasi yang dirancang benar-benar tepat sasaran dan mampu meminimalisir dampak ekonomi maupun sosial akibat perubahan cuaca yang ekstrem.
Selama enam jam jalannya kegiatan, pertemuan ini berhasil merumuskan beberapa poin penting perkembangan Proklim di Desa Punjulharjo:
- Pemaparan Progres Program: Anggota Proklim Punjulharjo menjabarkan realisasi aksi mitigasi, serta aksi adaptasi yang sudah berjalan.
- Kajian Kerentanan dan Risiko: Tim evaluasi dari Kementerian LH memetakan kembali area-area di Desa Punjulharjo yang paling rentan terhadap dampak perubahan iklim, termasuk potensi kenaikan air laut atau perubahan pola cuaca bagi sektor mata pencaharian warga.
- Rencana Tindak Lanjut: LPTP dan PMU Nc4 BTR 1 memberikan masukan teknis mengenai pemanfaatan teknologi tepat guna pedesaan untuk mendukung keberlanjutan program ke depan.
Pemerintah Desa Punjulharjo menyambut baik catatan dan rekomendasi yang diberikan oleh tim evaluator pusat. Hasil monev ini diharapkan dapat menjadi kompas bagi warga dan pemerintah desa untuk menyusun program lingkungan yang lebih solid, sekaligus mempertahankan status Punjulharjo sebagai salah satu desa pelopor Proklim yang mandiri dan berkelanjutan.